Paraktek 3.
Menampilkan Fungsi dari Lapisan Distribution

Tujuan
- Mendemonstrasikan
fungsi yang dibentuk oleh peralatan Distribution Layer.
Latar Belakang /
Persiapan
VLANs dapat
ditambahkan ke jaringan untuk keperluan keamanan dan mengatur lalu lintas data.
Peralatan di VLAN yang terpisah dapat berkomunikasi setidaknya menggunakan
router yang dipergunakan untuk membantu terwujudnya komunikasi tersebut. Amati
bagaimana packet filtering dan route summarization mengubah hal tersebut
menggunakan mode simulasi.
Langkah 1: Setup
penyaringan pada mode Simulation untuk menangkap routing protocol.
- Masuk
ke simulation mode pada packet tracer.
- Click
pada tombol edit filters.
- Pilih
EIGRP
- Click
pada tombol Reset Simulation.
- Click
Auto Capture/Play
- Amati
proses update EIGRP.
Langkah 2: Uji konektifitas antar peralatan jaringan
menggunakan mode Realtime.
- Dari
PC0 ping PC1, PC2, PC3, dan PC4.
PC>ping 172.16.2.2
Pinging 172.16.2.2 with 32 bytes of data:
Reply from 172.16.2.2: bytes=32 time=19ms TTL=127
Reply from 172.16.2.2: bytes=32 time=18ms TTL=127
Reply from 172.16.2.2: bytes=32 time=15ms TTL=127
Reply from 172.16.2.2: bytes=32 time=16ms TTL=127
Ping statistics for 172.16.2.2:
Packets: Sent = 4,
Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 15ms, Maximum
= 19ms, Average = 17ms
PC>ping 172.16.3.2
Pinging 172.16.3.2 with 32 bytes of data:
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Ping statistics for 172.16.3.2:
Packets: Sent = 4,
Received = 0, Lost = 4 (100% loss),
PC>ping 172.16.4.2
Pinging 172.16.4.2 with 32 bytes of data:
Reply from 172.16.4.2: bytes=32 time=21ms TTL=125
Reply from 172.16.4.2: bytes=32 time=26ms TTL=125
Reply from 172.16.4.2: bytes=32 time=27ms TTL=125
Reply from 172.16.4.2: bytes=32 time=20ms TTL=125
Ping statistics for 172.16.4.2:
Packets: Sent = 4,
Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 20ms, Maximum
= 27ms, Average = 23ms
- Dari
PC1 ping PC0, PC2, PC4, PC3
PC>ping 172.16.1.2
Pinging 172.16.1.2 with 32 bytes of data:
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Ping statistics for 172.16.1.2:
Packets: Sent = 4,
Received = 0, Lost = 4 (100% loss),
PC>ping 172.16.3.2
Pinging 172.16.3.2 with 32 bytes of data:
Reply from 172.16.3.2: bytes=32 time=2ms TTL=128
Reply from 172.16.3.2: bytes=32 time=2ms TTL=128
Reply from 172.16.3.2: bytes=32 time=4ms TTL=128
Reply from 172.16.3.2: bytes=32 time=3ms TTL=128
Ping statistics for 172.16.3.2:
Packets: Sent = 4,
Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 2ms, Maximum =
4ms, Average = 2ms
PC>ping 172.16.4.2
Pinging 172.16.4.2 with 32 bytes of data:
Reply from 172.16.4.2: bytes=32 time=14ms TTL=127
Reply from 172.16.4.2: bytes=32 time=16ms TTL=127
Reply from 172.16.4.2: bytes=32 time=19ms TTL=127
Reply from 172.16.4.2: bytes=32 time=17ms TTL=127
Ping statistics for 172.16.4.2:
Packets: Sent = 4,
Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 14ms, Maximum
= 19ms, Average = 16ms
Langkah 3: Uji konektifitas antar
peralatan jaringan menggunakan mode Simulation.
- Ganti
dari mode Realtime ke mode Simulation.
- Tambahkan
sebuah simple PDU dari PC1 ke PC0. Click Capture/Forward sampai PDU
lengkap melakukan perjalan ke PC1 hingga kembali.
- Pada
event list lihat PDU events.

- Tambahkan
PDU lain dari PC0 ke PC2.

Umpan Balik
- Mengapa
PC0 tidak dapat berkomunikasi dengan PC1 namun PC1 dapat berkomunikasi
dengan default gateway milik PC0?
Karena pada router Distribution 1 terdapat ACL inbound dengan
ketentuan bahwa semua paket yang berasal dari network 172.16.1.0 dengan
wildcard 0.0.0.255 tidak diperkenankan untuk menjangkau network 172.16.3.0
dengan wildcard 0.0.0.255, sehingga paket DITOLAK dan DIBUANG.

- Apa
pengaruh yang berkaitan dengan konektifitas menggunakan subinterface?
Trafik data yang berasal dari berbagai
komputer akan berbagi bandwidth karenanya gunakan interface pada Router dengan
minimum bandwidth 1 Gbps
- Mengapa
sebuah router pada topologi harus dapat mengkomunikasikan antar VLAN?
Karena memang hanya router yang dapat
mengkomunikasikan antar VLAN sedangkan switch tidak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar